Postingan

Menampilkan postingan dengan label Super Orang Tua

wali kelas

Peran guru Kelas di sekolah Guru Kelas adalah seorang guru yang diberi tugas khusus selain mengajar, mengelola kelas tertentu dan bertanggung jawab untuk membantu bimbingan dan konseling di kelasnya. Dalam hal ini pendidikan trigonal meliputi dua belas langkah yang harus dilakukan oleh guru wali kelas untuk memajukan murid-muridnya. Peran guru homeroom di sekolah Peran atau tugas guru wali kelas di sekolah antara lain adalah: Tahu tugas utamanya adalah: A. Mewakili orang tua dan kepala sekolah di lingkungan kelas mereka. B. Mendorong kepribadian dan karakter. C. Membantu pengembangan dan kecerdasan. . Membantu pengembangan keterampilan. Ketahui jumlah siswa. Ketahui nama-nama siswa. Mengetahui identitas siswa, antara lain, omong-omong seseorang dipanggil untuk menyesuaikan kartu pribadi dengan situasi aktual. Mengetahui kehadiran siswa setiap hari di kelasnya. Mengetahui masalah siswa. Pegang penilaian: perilaku dan kerajinan. Ambil tindakan untuk menyelesaikan masalah. Perhatika...

Tips dan cara Agar Anak Rajin Bangun Pagi

Gambar
Bagi sebagian anak, bangun pagi adalah rutinitas wajib yang menyenangkan. Mereka terbiasa bangun pukul 03.30, dengan aktifitas yang berurutan, menunaikan sholat qiyamul lail,  mengaji, sholat shubuh di masjid (jika laki-laki), mempelajari materi sekolah, membantu orangtua membersihkan kamar tidur dan halaman rumah, mandi dan berangkat sekolah. Waow Alangkah bahagianya orang tua memiliki anak yang punya rutinitas seperti ini. Namun, berdasarkan fakta yang sering saya temukan, orang tua banyak yang mengeluh karena anaknya sulit diajak bangun pagi, meskipun sudah dibangunkan tetap saja tidak mau bangun, akibatnya anak lalai dalam sholatnya, terlambat ke sekolah, di sekolah bawaan anak tidak semangat, akibatnya prestasi anak menurun, bahkan cenderung memiliki akhlak buruk pada teman dan guru. Ada sebagian orang tua putus asa membiarkan anaknya seperti itu, dengan harapan dia berubah sendiri, tapi anak tak kunjung berubah hingga remaja dan dewasa. Ada orang tua yang berusaha me...

Kecanduan Gadget Memicu Anak Lebih Nakal Christina Andhika Setyanti | Dini | Rabu, 7 Maret 2012 | 09:28 WIB

Gambar
KOMPAS.com – Setiap orangtua pasti berharap mampu memenuhi segala kebutuhan anak-anaknya. Menurut survei yang dilakukan oleh Oreo dan perusahaan riset pasar Ipsos, sekitar 83 persen orangtua di dunia harus bekerja keras untuk mengupayakan yang terbaik untuk masa depan anak-anak. Sayangnya, banyak dari mereka yang lebih fokus untuk mencukupi kebutuhan materi dibandingkan dengan memenuhi kebutuhan afeksi anak-anaknya. Salah satu jawaban orangtua untuk mengatasi kurangnya waktu untuk berkomunikasi dengan anak adalah melalui teknologi. Teknologi memang memungkinkan orangtua dan anak berkomunikasi setiap saat. Namun hal ini menimbulkan fakta mengejutkan, dimana lebih dari seperempat persentase orangtua di dunia ternyata lebih banyak berkomunikasi melalui teknologi dibandingkan secara langsung. Secanggih apapun teknologi, sebenarnya tetap tak mampu menggantikan perhatian orangtua secara langsung. Memberikan "kenyamanan" dan perhatian melalui teknologi ternyata bisa berakibat bur...

Pujian FISIK pada Anak merusak mental?

Gambar
Memuji fisik pada anak (Anak sendiri atau anak orang lain) dibawah 7 tahun sebaiknya dihindari atau dikurangi agar anak tidak mengalami TRAUMA di masa depan. Lho kok bisa?, pujian fisik yang seperti apa? Pujian fisik itu seperti: "guantengnya anakku", "anakmu cantik banget ya, iih gemes aku", "anakmu ini mirip siapa sih, kok cantik skali", "adek kok ganteng banget sih, kyaknya klau besar jadi artis nih" dan masih banyak pujian fisik lainnya. Sayapun awalnya tidak menyangka klau pujian semacam itu dapat membuat anak trauma di kemudian hari. Susi adalah siswa kelas 2 smp di kota malang, dia dikenal pendiam dan suka menyendiri di kelas. Saat tugas kelompok jarang mau ikut, akibatnya dia otomatis dijauhi oleh teman2nya yg lain. Teman2nya menilai susi anak yang sombong, tapi guru dan ortunya menilai susi anak yang minder. Ortunya mengakui klau susi waktu kecil termasuk anak yg aktif dan periang, setiap ketemu orang yg datang ke rumahnya pasti dia ...

Orangtua Masih "Terlena" Nilai Akademik Dibanding Pendidikan Karakter

Gambar
KOMPAS.com -- Sebagai orangtua, siapa pun ingin anak-anaknya bisa bersekolah dengan reputasi bagus, berprestasi, dan memiliki fasilitas memadai. Orang selalu menganggap gedung dan fasilitas sekolah bagus itu sesuai perkembangan zaman sehingga sekolah seperti itu dinilai berkualitas bagus pula. Namun demikian, berapa banyak di antara orangtua itu yang lebih memikirkan kurikulum pelajaran yang diajarkan di sekolah? Pendidikan karakter seperti apa yang diajarkan di sana dan bagaimana kualitas guru-gurunya, serta budaya di sekolah itu? "Ini ibarat melihat mutiara dalam kotak perhiasan yang cantik. Kebanyakan orang hanya fokus pada kotak pembungkus di luarnya, dan bukan pada mutiara di dalamnya. Terlalu fokus pada kotak luarnya hanya akan membuat mutiaranya jadi terlupakan. Ini paradigma yang harus diubah orangtua saat bicara pendidikan," kata Bill McIntyre, Director of International Education Practice Franklin Covey, dalam seminar guru dan kepala sekolah ...

Cara Menghilangkan Phobia dan Rasa Takut Pada Anak

Gambar
Setiap manusia pastinya memiliki rasa takut pada sesuatu. Apalagi anak kita, jika rasa takut itu berlebihan maka sudah masuk kategori phobia, misalnya takut berlebihan pada kegelapan, suara petir, monster dan lain sebagainya. Sebagai orang tua tentunya anda wajib untuk dapat menghilangkan dan mengatasi rasa takut yang berlebihna tersebut. Boleh saja takut, namun jika telah berlebihan hal tersebut akan berbahaya bagi perkembangan psikologis seorang anak. Oleh karena itu sebelum rasa phobia dan rasa takut itu telah mengakar pada jiwa anak anda, maka anda perlu cara yang baik untuk mengatasinya. Ilustrasi Anak yang Ketakutan Berikut Cara Menghilangkan Phobia dan Rasa Takut Pada Anak 1. Memahami rasa takut anak Rasa takut muncul pada anak dalam usia yang berbeda-beda. Rasa takut kadang muncul saat anak terlalu bnayak berimajinasi terhadap sesuatu, misalnya saat berada pada tempat yang gelap seorang anak merasa takut karena membayangkan berbagai hal yang tiba-tiba muncul saat berada di...

Cara Mengatasi Phobia pada Anak (Takut petir)

Gambar
Phobia sering kali disebut rasa takut yg tidak normal (berlebihan) pada suatu keadaan dan benda tertentu, penyebabnya karena faktor emosi negatif yang ter-"achoring" pada keadaan atau benda tertentu, contohnya takut suara petir,  karena emosi negatif (rasa takut) anak dibangkitkan pada saat mendengar petir atau melihat kilatannya, contoh putra saya takut petir karena pengasuhnya tdk sengaja mengatakan "ayo bobok, nanti digigit petir"'sejak saat itu putra saya yang berusia 3 tahun takut jika mendengar suara atau kilatan petir hingga akhirnya "sembuh" karena saya terapi. Apakah phobia pada anak harus disembuhkan?. Sebagai orang tua yang baik tentu kita tidak ingin anak kita menderita karena mendengar suara petir kan?.  Perlu kami sampaikan bahwa cara menyembuhkan phobia pada anak dibawah usia 5 tahun sangat mudah sekali dibandingkan anak usia di atasnya. Orang tua, guru (paud dan TK) bisa melakukannya sendiritanpa harus menguasai hipnotherapy. Car...

Selamatkan Anak Anda dari "Guru Monster"

Gambar
Jujur kami sangat merinding menggunakan judul “guru Monster” pada artikel kali ini, namun apa boleh buat, kami terdesak untuk menulisnya karena prihatin sekali melihat kondisi siswa yang sangat tersiksa mental dan jiwanya karena ulah guru yang sadis dan kejam layaknya seorang monster.  Istilah Guru monster ini berasal dari orang tua siswa yang datang ke tempat kami untuk berkonsultasi minggu ini. Beliau memiliki seorang putri kelas 6 SD yang sangat tertekan jiwanya karena ulah seorang guru di sekolahnya. Cerita lengkapnya berikut “Pak, putri saya hingga saat ini belum bisa melupakan wajah Guru Monster di sekolah yang pernah memarahinya, saya lihat dia trauma Pak,  tiap hari dia selalu melamun dan tidak semangat berangkat sekolah” ujar sang ibu. Beliau kemudian melanjutkan “saya pernah melaporkannya ke Kepala Sekolah, dan guru tersebut dipanggil dan diperingatkan oleh kepala sekolah. Namun setelah dari kantor, guru tersebut malah mencari tahu ke semua siswa sia...